er

Thursday, 13 February 2014

XL belum konsolidasi jaringan dengan Axis





Kerja sama antara PT XL Axiata dengan PT Axis Telecom ternyata baru sebatas roaming internasional yang bisa dilakukan dengan operator mana saja asalkan terjadi kesepakatan business to business (B to B).

Direktur Management Services XL Ongki Kurniawan menuturkan pihaknya belum melakukan konsolidasi jaringan dengan Axis, karena semuanya masih belum resmi dan masih menunggu.
"Masih lama, tidak bicara itu dulu. Frekuensi yang diberikan Kominfo pada XL pun masih belum dipakai, karena mergernya sendiri masih proses, belum final," tegas Ongki, Rabu (12/2).
Ongki juga menuturkan sesuai dengan permintaan Kominfo, XL sudah menyalakan tiga kanal 3G nya meskipun sebenarnya dua kanal saja sudah cukup melayani pelanggan data yang saat ini sekitar 54 persen dari total pelanggan XL.
XL memang masih menunggu keputusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terkait dengan rencana mergernya dengan Axis. Menurut Kepala Humas KPPU Ahmad Djunaidi, pihaknya terus mengumpulkan data sebagai bahan evaluasi.
Hingga saat ini KPPU telah memanggil Hutchison Tri (18 Desember 2013), Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (30 Desember 2013), Smartfren (30 Desember 2013), Indosat dan Telkomsel (7 Januari 2014) dan Menkominfo Tifatul Sembiring (8 Januari 2014).
KPPU sendiri kemungkinan besar tetap menyetujui merger antara XL dan Axis meskipun dengan beberapa catatan, termasuk penguasaan frekuensi. Namun, Junaidi enggan menyebutkan keputusan akhir KPPU dan meminta menunggu paling lambat 28 Maret.


XL alami pertumbuhan layanan data 142 persen



PT XL Axiata masih mengandalkan layanan data untuk mendongkrak pendapatan tahun lalu. Layanan data XL memberikan kontribusi bagi pendapatan XL sebesar 23 persen dan tumbuh hingga 142 persen.

Pada 2012, layanan data XL hanya memberikan kontribusi bagi total pendapatan sebesar 20 persen. Saat ini total pelanggan data mencapai 33 juta pelanggan atau sekitar 54 persen dari total pelanggan XL.

Presiden Direktur XL Axiata Hasnul Suhaimi mengatakan pihaknya kembali berupaya untuk menyiapkan yang terbaik kepada pelanggan dengan menyediakan layanan telekomunikasi selular terbaik terutama di data.

"XL sebagai salah satu pemimpin dalam mobile data telah menunjukkan kemampuan dan komitmennya dalam memberikan layanan data yang unggul kepada pelanggan," katanya, Kamis (6/2).

Sejumlah layanan data memang menjadi andalan anak usaha Axiata Berhad itu. Melalui kerja sama dengan Google, XL menawarkan Rumah Android untuk pengguna Android.

Android Starter Pack memberikan masa aktivasi kartu SIM yang lebih lama dan beragam aplikasi untuk memberi kemudahan dan mendorong penggunaan mobile data.

Selain itu, XL meluncurkan XL BEBAS dengan tujuan untuk meningkatkan layanan data yang terjangkau dan dapat menarik pengguna layanan data baru.

XL berkolaborasi dengan beragam aplikasi seperti KakaoTalk, Facebook dan WeChat di 2013 untuk memperkuat posisi XL di komunitas jejaring sosial.

Hasnul melanjutkan selama 2013, smartphone telah tumbuh secara signifikan sebesar 21 persen dibandingkan dengan tahun lalu, mencapai 10,2 juta pelanggan atau 17 persen dari total pelanggan.

Sesuai dengan strategi XL untuk tetap fokus dalam investasi pada jaringan infrastruktur layanan data, XL kembali melakukan ekspansi di infrastruktur jaringan data dengan menambah Node B dan BTS 2G diseluruh Indonesia.

XL telah memiliki 15.068 Node B, meningkat 15 persen dari tahun lalu. Total BTS 2G dan 3G sebanyak 44.946 BTS. XL kembali berupaya untuk meningkatkan jaringan melalui modernisasi jaringan 2G dan 3G di mayoritas wilayah diseluruh Indonesia, dimana modernisasi ini akan memberikan kecepatan jaringan yang lebih baik, kapasitas dan efisiensi energi.

Selain itu, produk-produk inovatif dan berbagai penawaran dikenalkan untuk mengurangi penurunan dari layanan Suara dan SMS. Beragam produk tersebut seperti XLKu, SERBU, SMS Rp1 dan LINE SMS sticker untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan meningkatkan penggunaan dari layanan Suara dan SMS dari tahun lalu.

"Upaya untuk meningkatkan posisi kita dan kecermatan eksekusi membuat XL dapat meningkatkan momentum operasionalnya dan mencatat pertumbuhan pelanggan sebesar 32 persen dan mengakhiri tahun 2013 dengan 60,5 juta pelanggan," katanya.